Shin Tae-Yong akan mundur mengikuti Ketum PSSI

By | October 13, 2022

Shin Tae-Yong menyatakan akan mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Indonesia jika Mochamad Iriawan mengundurkan diri sebagai ketua PSSI di bawah tekanan tragedi Kanjuruhan.

Tragedi Kanjuluhan yang terjadi usai pertandingan divisi satu Arema FC melawan Surabaya pada 1 Oktober lalu, menewaskan 132 orang yang sebagian besar merupakan suporter Arema.

Akibat tragedi Kanjuruhan itu, Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule dan pengurus PSSI lainnya didesak oleh berbagai pihak untuk mundur karena bertanggung jawab atas peristiwa malang itu.

Netizen Sewot Abdurrahman Iwan Bela Timnas Qatar: PSSI, Lihat Ini
2 Pemain Indonesia untuk Timnas Qatar
Pemain yang ditolak PSSI Kevin Dix unggul melawan Manchester City

Permintaan Iwan Bule untuk mengundurkan diri sebagai ketua PSSI sampai ke telinga Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu juga membuat pengumuman mengejutkan bahwa jika Iryavan mengundurkan diri sebagai presiden PSSI, ia akan mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional Indonesia.

“Yang benar-benar mencintai sepak bola Indonesia dan memberikan dukungan penuh di belakangnya untuk memajukan sepak bola adalah ketua umum PSSI,” kata Shin Tae-yong dalam sebuah postingan Instagram.

“Menurut pendapat saya, jika ketua umum PSSI harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya harus mengundurkan diri,” tambah Shin Tae-yong.

Shin Tae-yong menjelaskan bahwa sebagai sebuah tim, ia merasa bertanggung jawab atas kerjasama yang terjalin dengan PSSI.

“Karena saya pikir jika rekan kerja saya bekerja sama sebagai sebuah tim membuat kesalahan, maka saya akan melakukan kesalahan yang sama,” kata Shin.

Di mata pelatih berusia 52 tahun itu, kesuksesan timnas Indonesia sejauh ini tidak terlepas dari peran Mochamad Iriawan sebagai presiden PSSI.

“Kami adalah tim. Sepak bola tidak bisa sukses, hanya [karena] kinerja 11 pemain utama bagus, tidak hanya staf pelatih yang baik, ketika semuanya dimulai dari starter, pemain pengganti dan menjadi tim, kami hanya bisa sukses. , staf pelatih, ofisial, semua staf federasi termasuk presiden,” kata Shin Tae-yong.